15 pengunjung hari ini
Sharing Pengalaman Mengelola Wisata Alam Sharing Pengalaman Mengelola Wisata Alam List berita

 

Sofifi, 18 September 2018. Balai Taman Nasional Aketajawe Lolobata kedatangan tamu dari pemilik Weda Reef & Rainforest Resor, Ibu Linda. Diskusi ringan ini dihadiri oleh Bapak Raduan, selaku kepala SPTN I dan Bapak Junesly, selaku kepala SPTN III Subaim. Linda menyatakan sangat senang dan berterima kasih atas undangan dari balai TNAL, meskipun bukan undangan resmi untuk berdiskusi mengenai sharing informasi pengelolaan Wisata Alam antara BTNAL dengan Weda Resor.

 

Menurut ibu Linda Weda Reef & Rainforest Resort memiliki yayasan bersama masyarakat untuk pendidikan dan konservasi hutan primer dan satwa liar. Letak Weda Resort berada di sekitar desa Kobe gunung dan Sawai Itepo dan berdekatan juga dengan kawasan Taman Nasional aketajawe Lolobata Seksi pengelolaan Taman Nasional wilayah I Weda. Junesly menambahkan Weda Resort dapat mengajukan IPPA utk dapat memanfaatkan Zona Pemanfaatan yang ada di Taman Nasional Aketajawe lolobata.

 

Pada diskusi ini Raduan, SH menyampaikan bahwa dalam mengelelola kawasan konservasi Taman Nasional Aketajawe Lolobata tidak dapat melakukannya sendiri sebagai pemangku kawasan. Oleh karena itu, dibutuhkan banyak pihak peran mitra yang ikut berperan melindungi dan menjaga kelestarian kawasan Taman Nasional Aketajawe Lolobata, khususnya di SPTN I Weda Kabupaten Halmahera Tengah.

 

Sebagai tindak lanjut dari diskusi ringan ini kedepannya pihak Weda Resor dan SPTN I Weda Balai Taman Nasional Aketajawe Lolobata akan berkoordinasi dan berkonsultasi ke Pemerintah Daerah untuk sinergitas dalam pengelolaan Kawasan konservasi dan Wisata alam yang merupakan aset dan Potensi yang ada di daerah.

 

Pada kesempatan ini pihak Weda Resort juga menginformasikan data kunjungannya setiap tahunya berkisar 300 s.d 400 pengunjung Mancanegara. Dimana data ini direspon baik dan dianggap potensi bagi Balai TNAL, dan berasumsi apabila dari pengunjung tersebut setengahnya saja ( 200) orang yang masuk ke TNAL untuk melakukan aktifitas wisata dan dipungut pnbp 150 ribu perorang, maka Negara akan mendapatkan Peberimaan Negara Bukan Pajak sebesar 300 juta pertahun.

 

Diharapkan dengan diskusi ringan ini, Balai Taman Nasional Aketajawe Lolobata dan Weda Resor dapat berlanjut dengan adanya upaya sinergitas menyangkut pengelolaan jasa lingkungan khususnya wisata alam yang nantinya dapat memberi manfaat positif bagi masyarakat sekitar Desa Sawai Itepo dan Desa Kobe Gunung khususnya dengan mengedepankan nilai konservasi.

 

Sumber : Balai Taman Nasional Aketajawe Lolobata

Anda Pengunjung Ke
12
Jumlah Pengunjung
Hari Ini : 15
Kemarin : 101
Aketajawe Lolobata, Copyright © 2017
Support By :   Qithycomp