83 pengunjung hari ini
Bersinergi dalam Sinergitas Pengelolaan Balai TN. Aketajawe Lolobata Bersinergi dalam Sinergitas Pengelolaan Balai TN. Aketajawe Lolobata List berita

 

 

 

Sofifi, 19 April 2018. Baru saja melaksanakan serah terima Gedung Pusat Informasi Suaka Paruh Bengkok dan Pembinaan Pegawai di Balai Taman Nasional Aketajawe Lolobata (TNAL), Herry Subagiadi, Sekditjen KSDAE turut memberi arahan dan membuka acara “Workshop Sinergitas Pengelolaan Taman Nasional Aketajawe Lolobata Tahun 2018” yang dilaksanakan di Hotel Batik, Ternate pada tanggal 16 April 2018.

 

Acara dihadiri oleh Bappeda dan Dinas terkait lingkup Provinsi dan Kabupaten di Maluku Utara yang masuk dalam wilayah kerja Balai TNAL. Selain itu terdapat beberapa perwakilan dari UPT Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, pihak swasta (PT. Antam dan PT. Pertamina), LSM, civitas akademika dan kelompok atau komunitas.

 

Kegiatan terbagi dalam 2 (dua) sesi, yaitu sesi pertama menghadirkan paparan dari Balai TNAL dan Bappeda Provinsi Maluku Utara dan sesi kedua menyajikan paparan dari Balai Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan (PSKL) wilayah Maluku - Papua dan LSM AMAN Maluku Utara. Kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi pada masing-masing sesi. Sesi pertama Kepala Balai TNAL memaparkan 10 Cara Baru Kelola Kawasan Konservasi kepada seluruh peserta.

 

“Sesuai arahan Pak Dirjen, Balai TNAL diminta menerapkan 10 Cara Baru Kelola Kawasan Konservasi”, kata Wahyudi. “Kami memberikan penghormatan kepada nilai budaya dan adat seperti dalam penyelesaian konflik di desa sekitar kawasan”, imbuh Kepala Balai TNAL.

 

Hasil dari acara ini adalah sinergi pengelolaan yang tertuang dalam notulensi hasil diskusi, diantaranya yaitu Balai Penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup dan Kehutanan ingin bersinergi dalam penelitian di kawasan TNAL, Dinas Pertanian Kabupaten Halmahera Timur ingin bersinergi terkait agrowisata di kawasan TNAL. Selain itu perwakilan dari Universitas NUKU, Kota Tidore Kepulauan juga ingin bersinergi dalam penelitian keanekaragaman hayati dan sosial budaya Masyarakat O Ho Ngana Ma Nyawa (suku Togutil) dan membuat Perjanjian Kerja Sama dengan Balai TNAL seperti yang telah dilakukan bersama Universitas lainnya.

 

“Apa saja yang harus kami siapkan agar bisa bekerjasama (menyusun PKS) dengan Balai TNAL dibidang penelitian? Karena kami juga memiliki dana dari DIKTI terkait hal tersebut”, kata salah satu Dosen dari Universitas NUKU.

 

Oleh : Akhmad David Kurnia Putra

Polisi Kehutanan Balai Taman Nasional Aketajawe Lolobata

Anda Pengunjung Ke
78
Jumlah Pengunjung
Hari Ini : 83
Kemarin : 195
Aketajawe Lolobata, Copyright © 2017
Support By :   Qithycomp